Sunday, July 11, 2010

Anak Diare? Tetap Tenang..

Menghadapi anak diare, biasanya kebanyakan orang tua akan panik. Stress melihat anak bolak-balik ke kamar mandi. Dan berharap diare dapat segera dihentikan. Kali ini kita bahas bagaimana sebenarnya penanganan diare yang tepat yaa..

Apa sebenarnya diare itu?
Secara umum diare terbagi dua, yaitu diare akut yang berlangsung kurang dari 14 hari, dan diare kronis yang berlangsung lebih dari 14 hari. Diare atau gastroenteritis akut adalah buang air besar lebih dari tiga kali dalam 24 jam, dan konsistensi tinja lebih lembek atau berair. Pada sebagian orang yang terbiasa BAB sampai 4 kali dalam sehari tetapi tidak lembek atau cair, maka tidak termasuk diare. Pada anak-anak, seringkali diare disertai muntah.

Apa yang sebenarnya terjadi ketika diare?
Diare pada umumnya disebabkan oleh virus, yaitu Rotavirus, yang masuk ke dalam pencernaan. Pada dasarnya, diare adalah mekanisme tubuh untuk mengeluarkan virus tersebut dari dalam tubuh. Virus ini harus dikeluarkan, agar tidak semakin berkembang biak di dalam tubuh dan membuat penyakit semakin parah. Dan karena disebabkan oleh virus, maka diare akan sembuh dengan sendirinya.

Bagaimana mencegah diare?
- Biasakan anak untuk mencuci tangan dengan sabun.
- Anak yang berusia sekitar 1 tahun biasanya masih sangat senang memasukkan berbagai
barang ke mulutnya. Karena itu pastikan barang2 / mainan2 tersebut bersih, kalau perlu dicuci secara berkala.
- Sampai usia 2 tahun usahakan bayi hanya makan makanan rumah dan hanya makanan alami. Hal ini akan memperkuat pencernaannya dan mencegah bayi terkena kuman dari makanan di luar rumah.

Lalu bagaimana penanganan diare yang tepat?
- Jangan berikan obat antidiare (yang berfungsi untuk menghentikan diare) dan antimuntah (yang berfungsi untuk menghentikan muntah) karena justru virus harus dikeluarkan.
- Karena diare kebanyakan disebabkan oleh virus, tidak perlu diberikan antibiotik, kecuali pada disentri atau kolera dengan dehidrasi berat.
- Berikan cairan elektrolit (oralit dan sejenisnya) untuk menggantikan cairan yang keluar (rehidrasi).
- Berikan juga berbagai cairan lainnya yang disukai anak
- Untuk bayi di bawah 1 tahun, pemberian lacto b dapat membantu penyembuhan. Untuk anak di atas 1 tahun dapat diberikan yakult.
- Untuk bayi yang masih menyusui, tetap berikan ASI, tetap berikan makan, hanya kurangi dahulu sayur karena agak sulit dicerna. Pisang dan apel dapat diteruskan karena dapat membantu penyembuhan diare.

Apakah ada resep alami untuk diare?
Dari Pak Wied Harry di milis Gizi Bayi Balita, berikut beberapa resep alami untuk diare :
- Kukus tempe, blender halus bersama bubur gurih tanpa santan. Atau, iris-iris tipis tempe, pangang dalam oven hingga kering, haluskan dengan blender. Campurkan tepung tempe ke dalam setiap makanan anak, bahkan bisa juga dicampurkan ke dalam minuman. Tempe mengandung zat antidiare.
- Berikan pisang meja (banana) lebih sering. Contohnya pisang ambon, pisang barangan, pisang raja. Pisang berlimpah dengan kandungan serat larut, yaitu pektin, yang membantu memadatkan BAB cair.
- Teh pahit/pekat 2-3 sendok makan bisa diberikan 1-2 jam setelah makan. Teh mengandung tanin yang membantu mengatasi diare

Bagaimana dengan buah dan daun jambu?
Salah satu kebiasaan tradisional untuk mengatasi diare adalah dengan menggunakan buah dan daun jambu. Untuk-anak, satu gelas jus jambu biji per hari dianggap cukup untuk mengatasi diare. Untuk daunnya, dapat langsung dihaluskan dan diminum airnya, atau dibuat rebusan. Berdasarkan penelitian, daun jambu buji terbukti mampu menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Ini artinya, rebusan daun jambu biji mempunyai sifat anti diare; terutama yang disebabkan infeksi.
Komponen aktif dalam daun jambu yang diduga memberikan khasiat itu adalah zat tanin yang cukup tinggi. Daun kering jambu biji yang digiling halus diketahui mempunyai kandungan tanin sampai sekitar 17%. Senyawa yang rasanya pahit ini mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme. Selain itu, tanin juga menjadi penyerap racun dan dapat menggumpalkan protein.

Apakah madu dan minum air putih bisa membantu?
Karena kebanyakan diare disebabkan oleh virus, maka kunci penyembuhannya ada pada daya tahan tubuh. Maka dalam hal ini penggunaan madu akan sangat membantu. Dapat juga ditambahkan propolis, yang mengandung antibiotik alami untuk mempercepat tubuh melawan virus.
Minum air putih pada saat diare sangat membantu untuk mencegah dehidrasi (rehidrasi). Selain itu, minum air putih juga membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh melawan virus.

Kapan diare perlu diwaspadai?
Diare biasanya akan sembuh dalam 2-3 hari, bahkan 1 minggu. Jika diare semakin parah, atau mengandung darah, atau anak terlihat semakin lemas, sulit diberi minum dan makan, sebaiknya segera dibawa ke dokter.

Referensi :
- Rangkuman diskusi di milis Balita Anda
- http://arifianto.blogspot.com
- http://alikastore.multiply.com
- http://www.ayahbunda.co.id

3 comments: