Tuesday, December 6, 2011

Kurma dan Ulat Imut

Saya penggemar kurma, apa lagi setelah mulai food combining dan baca buku Hiromi Shinya, bahwa cemilan yang "dibolehkan" adalah buah, satu-satunya buah yang gampang disediakan kapan saja adalah kurma.

Kurma favorit saya adalah kurma Tunisia, yang masih ada batangnya. Seperti yang pernah saya tulis sebelumnya, kurma agak sulit dicari kalau bukan bulan Ramadhan. Termasuk juga kurma Tunisia saya ini. Namun alhamdulillah, ternyata penjual buku di kantor bisa membantu mencarikannya. Jadi setiap dua mingguan sekali, saya beli kurma untuk di rumah dan di kantor.

Beberapa bulan lalu, saya sempat berhenti suka kurma ini karena ketemu binatang-binatang kecil seperti kutu berlarian dalam kotaknya, hiyyyy..

Tapi karena tidak ada kurma pengganti yang rasanya cocok, akhirnya saya kembali, dan pasrah dengan binatang kecil itu, saya anggap sahabat baru saya, walaupun biasanya kalau ketemu, mereka saya "pites" :-)

Maka setiap makan kurma ini, saya selalu periksa dulu, kalau ada yang berkeliaran, saya pilih yang lain dulu :-)

Tapiiiii, hari ini ada yang lebih dahsyat. Ada ulat putih keciillll di kurma saya. Aaaaaa.. seraam.. Pertama ada satu, jalan-jalan di meja kerja saya. Sambil menahan seram, saya ambil dengan tisu, saya buang. Yang lebih dahsyat lagi, barusan saya makan kurma, saya periksa aman. Ketika sudah saya kunyah, kok ada sesuatu yang bergerak di pinggir bibir saya, oooooowhhh ternyata ada ulat putih kecil.. Huhuhu.. seraaaam..

Tadinya saya mau buang saja kurma ini, karena "mengkhianati" saya dengan menampilkan ulatnya sedemikian rupa. Tapii, saya baca-baca di internet, ternyata ada hadits tentang ini, yaitu Rasulullah memerintahkan jangan membuang kurma yang di dalamnya terdapat ulat, namun membersihkannya (HR. Abu Dawud no.3832).

Nggak jadi dibuang deh :-)
Sekarang bersama kurma, saya jadi punya dua sahabat, sang kutu mungil dan sang ulat imut.. :-)

5 comments:

  1. Tapi Sahabat Mungil'nya jangan lagi di "pites" yoo .,
    Apalagi dimakan. :D
    Tetap harus dikeluarkan,

    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرِو بْنِ جَبَلَةَ حَدَّثَنَا سَلْمُ بْنُ قُتَيْبَةَ أَبُو قُتَيْبَةَ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ
    أُتِيَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِتَمْرٍ عَتِيقٍ فَجَعَلَ يُفَتِّشُهُ يُخْرِجُ السُّوسَ مِنْهُ
    حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ كَثِيرٍ أَخْبَرَنَا هَمَّامٌ عَنْ إِسْحَقَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي طَلْحَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يُؤْتَى بِالتَّمْرِ فِيهِ دُودٌ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ

    "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam diberi kurma 'Atiq, lalu beliau memeriksanya untuk mengeluarkan kutu darinya."

    ReplyDelete
  2. Alhamdulillah tadi kurma saya tidak dibuang walaupun sudah besar ulatnya seperti kutu, akhirnya saya masukkan kulkas aja deh biar ulatnya kedinginan 😅😅😅

    ReplyDelete
    Replies
    1. Malah kurma
      Ndak cocok dikulkas
      Karena kurma itu cocoknya kering

      Delete
  3. Baik gag buat ibu hamil kurma yg berkutu 😯 krn barusan saya makan kurma ada kutu nya dan alhasil sya tdk jadi makan 😯 malah nyariin kutu sm suami sya 😓

    ReplyDelete
  4. Barusan panik ktn kurma ajwa oleh2 ipar berulat! Kemarin makan gk liat2. Taoi ntah knp td minta mas bojo liatin, krn sy g pk kcmt plus. Tyt hiiyy... Yg lembut tyt pd berukat! Yg keras ngga.. mudahan di usus mati ya ulat2ny...

    ReplyDelete