Melanjutkan tulisan sebelumnya tentang manfaat minum jus di pagi hari, maka kali ini saya akan menjelaskan detil persiapan dan pelaksanaan teknisnya. Haduh kayak di kantor aja ya, gak apa-apa deh, biar jelas dan bisa langsung dilakukan, setuju ya :-)
Apa saja jenis buahnya?
Pada dasarnya semua buah dapat dijadikan jus di pagi hari, kecuali buah-buahan yang mengandung gas seperti nangka, durian, dan cempedak.
Disiapkan menggunakan blender, atau juicer?
Dari sisi kesehatan, baik menggunakan blender maupun juicer sama baiknya. Karena walaupun pada jus dari juicer sudah tidak ada lagi serat (ampas), masih terdapat serat larut yang bermanfaat bagi tubuh. Dengan demikian pemilihan cara pembuatan jus disesuaikan dengan selera masing-masing. Jika jus hasil blender terasa terlalu kasar sehingga tidak nyaman untuk ditelan, maka sebaiknya dibuat dengan juicer.
Kapan mulai disiapkan?
Agar buah masih sangat segar, maka sebaiknya jus disiapkan sesaat sebelum akan diminum. Bila buah sebelumnya disimpan di kulkas, sebaiknya dikeluarkan dulu dari kulkas sekitar 1 - 2 jam sebelumnya, dan baru dijus setelah suhunya tidak dingin lagi.
Siapa saja yang boleh minum jus di pagi hari?
Karena ini adalah pola makan yang sehat, menggunakan bahan yang alami, maka dapat dilakukan oleh siapa saja. Mulai dari bayi usia 6 bulan sampai dengan lansia.
Apakah ada cara minum jus yang baik?
Ya ada. Jus sebaiknya tidak diminum dan diteguk segera seperti minum air putih. Karena jus sebaiknya mengalami pencernaan dahulu di dalam mulut. Dengan demikian, cara meminum jus yang baik adalah sedikit demi sedikit, biarkan sebentar di dalam mulut untuk bercampur dengan ludah, baru kemudian ditelan.
Setelah minum jus, apa boleh sarapan yang biasa?
Tentu saja boleh :-) Walaupun beberapa menyarankan untuk cukup makan buah dari pagi sampai siang, tapi sarapan yang "biasa" tetap bisa dilakukan, sekitar 15-30 menit setelah mengkonsumsi jus pagi.
Apakah jus boleh digantikan dengan buah potong?
Sangat boleh. Pada dasarnya cara terbaik untuk makan buah adalah langsung dalam bentuk buah potong. Tujuannya agar buah benar-benar tercerna dahulu di mulut, untuk kemudian ditelan dan dicerna selanjutnya di lambung dan seterusnya. Namun karena di pagi hari biasanya cukup sibuk dengan berbagai kegiatan persiapan hari dan setelah bangun tidur biasanya masih agak mengantuk, maka untuk kemudahan dan kepraktisan, dibuat jus?
Apa sudah ada yang membuktikan bahwa minum jus pagi menghilangkan alergi?
Ya sudah ada. Salah satu peserta milis Gizi Bayi Balita memiliki alergi yang cukup parah terhadap sangat banyak jenis makanan. Setelah mencoba metode ini, secara berangsur-angsur alerginya berkurang dan saat ini sudah jauh lebih baik.
Nah, mudah kan penyiapan jus pagi hari? Yuk kita mulai :-)
Referensi : berbagai diskusi dari Pak Wied Harry di milis Gizi Bayi Balita
Monday, May 31, 2010
Minum Jus di Pagi Hari, Anti Penyakit dan Alergi
Tahukah Anda, ternyata minum jus buah di pagi hari sangat menyehatkan.
Menurut penjelasan Pak Wied Harry pada mailing list Gizi Bayi Balita, minum jus di pagi hari akan memberikan manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dan lebih jauh lagi, karena alergi adalah bentuk dari rendahnya daya tahan tubuh, maka minum jus buah di pagi hari, juga akan menyembuhkan alergi.
Kira-kira apa yang terjadi ya? Bukankah makan buah di saat perut kosong akan membuat nyeri lambung?
Nah ini dia yang perlu diluruskan.
Buah (dan jus) justru paling baik dimakan pada saat perut kosong.
Mengapa?
Karena buah yang terdiri atas gula sederhana dicerna dengan cepat. Dengan demikian, jika buah dimakan pada saat perut kosong, buah dapat segera dicerna dan diserap ke seluruh tubuh. Jika buah dimakan setelah makanan lain yang lebih lama dicerna, maka buah harus "menunggu" makanan itu dicerna lebih dulu. Sementara menunggu, buah akan kehilangan enzimnya.
Enzim? Bukankah enzim justru adalah zat pencerna makanan?
Nah, ini juga pemahaman yang harus diluruskan.
Pada bukunya yang berjudul "Miracle of Enzyme", Prof. Hiromi Shinya menyatakan bahwa, "sumber kehidupan" bagi makhluk hidup adalah enzim, yang disebut enzim pangkal. Enzim pangkal ini diubah menjadi berbagai zat dalam tubuh sesuai kebutuhannya. Enzim pangkal dapat berubah menjadi enzim pencerna, menjadi zat antibodi, dan juga zat penetralisir bahan kimia. Sumber makanan yang banyak mengandung enzim adalah makanan yang masih segar dari alam dan tidak mengalami pemrosesan yang panjang.
Oleh karena itu, sumber enzim yang terbaik adalah buah segar (dan jus), sayuran segar atau yang tidak terlalu lama dimasak serta biji-bijian yang masih berkulit.
Dari penjelasan Prof. Hiromi ini, maka dapat dijelaskan mengapa minum jus buah di pagi hari seperti yang disarankan Pak Wied Harry sangat baik untuk kesehatan. Pertama, pagi hari perut masih benar-benar kosong, sehingga buah dapat langsung dicerna dan diserap tubuh. Kandungan enzim dari buah tersebut maka dapat langsung diubah menjadi enzim pangkal yang kemudian siap digunakan untuk berbagai kebutuhan tubuh, antara lain sebagai antibodi.
Hal ini sejalan juga dengan teladan Rasulullah SAW. Beliau senantiasa membiasakan makan kurma di pagi hari, sebagaimana pada hadits berikut.
Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah bersabda.
“Artinya : Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir."
Yuk kita mulai makan jus buah di pagi hari.
Kapan mulainya? Sekarang dong, kapan lagi? Detil cara penyiapannya silakan lihat di sini ya.. :-)
Referensi :
- diskusi dari Pak Wied Harry di milis Gizi Bayi Balita
- Miracle of Enzyme, Prof. Hiromi Shinya
Menurut penjelasan Pak Wied Harry pada mailing list Gizi Bayi Balita, minum jus di pagi hari akan memberikan manfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Dan lebih jauh lagi, karena alergi adalah bentuk dari rendahnya daya tahan tubuh, maka minum jus buah di pagi hari, juga akan menyembuhkan alergi.
Kira-kira apa yang terjadi ya? Bukankah makan buah di saat perut kosong akan membuat nyeri lambung?
Nah ini dia yang perlu diluruskan.
Buah (dan jus) justru paling baik dimakan pada saat perut kosong.
Mengapa?
Karena buah yang terdiri atas gula sederhana dicerna dengan cepat. Dengan demikian, jika buah dimakan pada saat perut kosong, buah dapat segera dicerna dan diserap ke seluruh tubuh. Jika buah dimakan setelah makanan lain yang lebih lama dicerna, maka buah harus "menunggu" makanan itu dicerna lebih dulu. Sementara menunggu, buah akan kehilangan enzimnya.
Enzim? Bukankah enzim justru adalah zat pencerna makanan?
Nah, ini juga pemahaman yang harus diluruskan.
Pada bukunya yang berjudul "Miracle of Enzyme", Prof. Hiromi Shinya menyatakan bahwa, "sumber kehidupan" bagi makhluk hidup adalah enzim, yang disebut enzim pangkal. Enzim pangkal ini diubah menjadi berbagai zat dalam tubuh sesuai kebutuhannya. Enzim pangkal dapat berubah menjadi enzim pencerna, menjadi zat antibodi, dan juga zat penetralisir bahan kimia. Sumber makanan yang banyak mengandung enzim adalah makanan yang masih segar dari alam dan tidak mengalami pemrosesan yang panjang.
Oleh karena itu, sumber enzim yang terbaik adalah buah segar (dan jus), sayuran segar atau yang tidak terlalu lama dimasak serta biji-bijian yang masih berkulit.
Dari penjelasan Prof. Hiromi ini, maka dapat dijelaskan mengapa minum jus buah di pagi hari seperti yang disarankan Pak Wied Harry sangat baik untuk kesehatan. Pertama, pagi hari perut masih benar-benar kosong, sehingga buah dapat langsung dicerna dan diserap tubuh. Kandungan enzim dari buah tersebut maka dapat langsung diubah menjadi enzim pangkal yang kemudian siap digunakan untuk berbagai kebutuhan tubuh, antara lain sebagai antibodi.
Hal ini sejalan juga dengan teladan Rasulullah SAW. Beliau senantiasa membiasakan makan kurma di pagi hari, sebagaimana pada hadits berikut.
Dalam Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim, diriwayatkan hadits dari Shahabat Sa’ad bin Abi Waqqash, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau pernah bersabda.
“Artinya : Barangsiapa mengkonsumsi tujuh butir kurma Ajwah pada pagi hari, maka pada hari itu ia tidak akan terkena racun maupun sihir."
Yuk kita mulai makan jus buah di pagi hari.
Kapan mulainya? Sekarang dong, kapan lagi? Detil cara penyiapannya silakan lihat di sini ya.. :-)
Referensi :
- diskusi dari Pak Wied Harry di milis Gizi Bayi Balita
- Miracle of Enzyme, Prof. Hiromi Shinya
Labels:
enzim,
jus pagi,
pola makan,
sayur dan buah
Subscribe to:
Posts (Atom)