Showing posts with label air putih. Show all posts
Showing posts with label air putih. Show all posts

Wednesday, June 27, 2012

Tantangan Tetap Makan Sehat Selama Liburan

Buat saya yang pecinta buah dan sayur organik, liburan adalah kegiatan yang memerlukan usaha ekstra. Yaitu untuk tetap makan sehat selama liburan.

Jangankan ketemu sayur dan buah organik, sayur dan buah segar saja susah sekali ditemui.

Apa lagi buat saya ada satu hal lagi yang juga lebih penting, yaitu kepastian halal. Dan, di sentra-sentra liburan anak, makanan yang tersedia yang bisa dipastikan halal adalah fast food. Walhasil, itulah makanan saya selama liburan :-)

Sedih juga sih rasanya, "menyiksa" tubuh dengan makanan "seperti itu" :-) Tapi apa daya, daripada mati kelaparan.. Lebay dikit :-)

Maka, tips n tricks untuk tetap bisa makan sehat selama liburan :

1. Usahakan bawa buah segar, kalau sulit untuk bawa, setiap kali tiba di lokasi liburan, segera cari penjual buah segar. Jangan lupa bawa pisau, pengupas, dan juicer kalau perlu :-)

2. Di restoran fast food pun biasanya tersedia salad. Makanlah salad, walaupun semua orang makan yang lain yang menggiurkan :-)


3. Kadang-kadang, di restoran fast food pun tersedia jus buah segar. Pastikan dengan menanyakan apakah benar jus buah segar. Kalaupun bukan jus buah segar, jus kemasan pun masih lebih baik daripada soda :-)


4. Tetap bawa "seperangkat tentara daya tahan tubuh", kalau bisa dalam kemasan yang praktis : madu, vermint, lamandel, minyak zaitun, minyak habbatussauda, permen jahe, dll, dsb.

5. Banyak minum air putih.

6. Jangan lupa cuci tangan sebelum makan, atau paling tidak, gunakan cairan antiseptik.

Selamat liburan dan tetap sehat! :-)

Tuesday, September 27, 2011

Demam Berdarah Tak Harus Opname

Dari Majalah Readers Digest Oktober 2011 Halaman 20

Ketika orang didiagnosis demam berdarah, hal pertama yang terlintas di pikiran adalah opname alias rawat inap. Padahal pasien yang positif terkena demam berdarah tidak harus opname.

“Asal trombositnya masih di atas 100 ribu, masih mau makan dan minum, serta tidak gelisah, pasien tidak harus opname,” kata dr. Leonard Nainggolan, SpPd-KPTI, dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, RS Cipto Mangunkusumo.

Perawatan di rumah biasanya lebih memberikan rasa nyaman dibandingkan dengan perawatan di rumah sakit. Namun perawatan di rumah juga harus memiliki standar. Berikut beberapa hal yang harus diperhatikan jika penderita dirawat di rumah :

1. Harus ada orang yang selalu menunggui. Hal itu penting jika terjadi hal darurat. Jangan tinggalkan pasien seorang diri.

2. Minum cairan sebanyak mungkin. Cairan elektrolit sangat baik bagi tubuh pasien, asal dia tidak mual dan muntah setelah meminumnya.

3. Jika demam, minum obat penurun panas dan kompres pasien. Cek suhu tubuhnya secara berkala. Gunakan thermometer digital yang lebih praktis.

4. Lakukan tes darah setiap harinya untuk mengontrol trombositnya. Jika istirahat dan pola makan baik, biasanya trombosit akan segera naik.

Wednesday, November 24, 2010

Resep Alami Praktis (RAP) - Flu Batuk Pilek

Sebagai edisi kedua RAP (Resep Alami Praktis), berikut berbagai resep alami untuk flu, batuk, dan pilek, termasuk untuk hidung mampet akibat pilek. Kali ini sebagian besar adalah berdasarkan pengalaman pribadi, ditambah dengan info dari milis asiforbaby. Silakan jika ada resep yang mau ditambahkan ya :-)

Prinsip utamanya adalah, bahwa flu batuk pilek pada umumnya disebabkan oleh virus dan akan sembuh dengan sendirinya dengan daya tahan tubuh. Maka flu batuk pilek tidak perlu obat, apa lagi antibiotik. Obat walaupun sekedar pereda gejala adalah bahan kimia, yang justru membuat tubuh harus bekerja ekstra menetralisir dampak lain yang ditimbulkan oleh obat tersebut.

Yang harus dilakukan ketika flu batuk pilek adalah banyak minum air putih, banyak makan buah dan jus, serta berbagai bahan alami lainnya seperti yang akan saya informasikan di bawah ini :-)


Flu (pilek/hidung mampet) :

Resep 1 - Air putih
Cara pemakaian : dimimum dalam sebanyak mungkin kesempatan, boleh air hangat, air biasa, air alkali

Resep 2 - Madu
Cara pemakaian : Diminum 3 x 1 sendok, langsung atau dilarutkan ke dalam air

Resep 3 - Propolis
Cara pemakaian : Diminum 3 x 1 tablet

Resep 4 - Uap Minyak Kayu Putih
Bahan : air hangat dan minyak kayu putih
Cara pembuatan : tuangkan air hangat ke dalam mangkuk, teteskan beberapa tetes minyak kayu putih
Cara pemakaian : letakkan mangkuk di tempat yang aman di ruang tidur sepanjang malam

Resep 5 - Minyak Habbatussauda
Cara pemakaian : teteskan minyak habbatussauda ke dalam hidung sebelum tidur

Resep 6 - Aneka Jus dan Buah
Cara pemakaian : minum jus dan makan buah sesering mungkin


Batuk / radang tenggorokan :

Resep 1 - Lamandel (maaf menyebut merk, karena belum ada istilah generiknya)
Cara pembuatan : Larutkan 2 sendok teh lamandel ke dalam 150ml air hangat
Cara pemakaian : Minum 3 kali sehari

Resep 2 - Kencur / Cengkeh / Kapolaga
Cara pemakaian : Kunyah potongan kencur / cengkeh / kapolaga, dihisap airnya, dibuang ampasnya

Resep 3 - Jahe (atau permen jahe atau minuman jahe)
Cara pemakaian : Kunyah jahe atau larutkan ke dalam air hangat / teh hangat, atau makan permen jahe, atau minum minuman jahe (pastikan alami)


Demikian RAP kali ini, semoga bermanfaat.. Bagi yang sedang flu, batuk, dan pilek, selamat mencoba, semoga cepat sembuh ya.. :-)

Tuesday, June 22, 2010

Apakah Metode Alami Hanya Efektif untuk Orang Tertentu?

Seperti yang saya sarankan pada tulisan sebelumnya, metode alami dapat membantu kita dalam melawan penyakit akibat virus. Metode alami antara lain dilakukan dengan minum banyak air putih, makan banyak sayur dan buah, serta minum madu dan produk lebah lainnya.

Namun, cara ini ternyata dirasa kurang efektif bagian sebagian orang. Ada yang sudah mencoba metode tersebut, tapi penyakit tidak juga berkurang, malah makin parah.

Sebagian orang yang lain mencoba hal yang sama, dan berhasil sembuh dengan cepat.

Kok bisa memberikan hasil yang berbeda? Apa yang menyebabkannya?

Hal ini bisa dilihat dari dua sisi.

Yang pertama, berkaitan dengan hal non fisik, yaitu berkaitan dengan pemikiran dan keyakinan.

Salah satu faktor penting dalam penyembuhan penyakit adalah keyakinan hati dan pikiran kita bahwa metode yang kita lakukan dapat membawa kesembuhan. Yang penting yakin. Jika kita yakin, bahkan obat plasebo pun dapat menyembuhkan. Jika kita tidak yakin, obat antibiotik paling dahsyat pun, bisa saja tidak berhasil juga menyembuhkan.

Jadi, jika ada yang tidak berhasil menerapkan metode alami untuk menyembuhkan penyakit, kemungkinan pertama adalah karena kurangnya keyakinan bahwa metode alami itu dapat menyembuhkan.

Yang kedua, berkaitan dengan kondisi fisik pada tubuh orang yang bersangkutan.

Metode alami adalah pendekatan optimalisasi, intensifikasi, pendayagunaan daya tahan tubuh, dari dalam tubuh sendiri.

Maka metode alami akan lebih efektif pada mereka yang kondisi tubuhnya secara umum baik, sehingga masih dapat dioptimalkan, diintensifkan, dan didayagunakan dalam melawan penyakit.

Jika secara umum kondisi tubuh buruk, maka penggunaan metode alami kemungkinan tidak akan efektif.

Sebagai analogi, mungkin dapat diumpamakan dengan sepasukan tentara. Tubuh yang sehat dapat diumpamakan sebagai pasukan tentara yang terampil, kuat, kompak, dan siap tempur. Pada saat ada serangan, dengan memberikan tambahan pasokan senjata dan amunisi, maka pasukan ini dapat menggunakan tambahan pasokan tersebut secara efektif dan memenangkan pertempuran.

Tubuh yang kurang baik kondisinya, dapat diumpamakan sebagai pasukan tentara yang kondisinya mengkhawatirkan. Kurang terlatih, mudah lelah, sulit diatur, dan penakut. Berapapun amunisi dan senjata diberikan, pasukan ini pasti kalah. Satu-satunya cara agar pasukan ini menang adalah dengan menambahkan sekelompok pasukan baru yang memang mampu untuk bertempur. Kembali ke tubuh orang tadi, maka dia perlu obat untuk melawan penyakit.

Lalu bagaimana solusinya? Apakah artinya ada orang yang tidak dapat menerapkan metode alami?

Justru sebaliknya, orang-orang seperti itu harus segera memulai metode alami dan melakukannya secara rutin. Tapi, memulainya memang tidak dapat dilakukan ketika sakit, melainkan dimulai dan dirutinkan ketika sehat.

Dengan demikian, secara bertahap, tubuh mencapai kondisi yang sehat secara umum dengan daya tahan tubuh yang baik. Dan ketika penyakit menyerang, tubuh masih memiliki kekuatan yang dapat didayagunakan dengan cara meningkatkan intensitas penggunaan metode alami, yaitu minum air lebih banyak, makan sayur dan buah lebih banyak, dan minum madu dan produk lebah lainnya lebih banyak.

Metode alami memang sejalan dengan proses-proses di alam. Perlahan dan bertahap.

Jadi, tunggu apa lagi, mari kita mulai dan rutinkan metode alami sebagai kebiasaan harian kita, dan rasakan manfaatnya secara jangka panjang.

Senjata di Musim Pancaroba

Musim pancaroba kali ini begitu panjang rasanya. Baru saja hujan lebat, tiba-tiba panas menyengat. Sepanjang hari terik terang benderang, tiba-tiba sore hujan gelap gulita. Kalau badan kita terbuat dari gelas, mungkin sudah pecah karena perubahan suhu seperti itu.

Syukurlah badan kita memang tidak terbuat dari gelas dan tidak pecah. Tapi perlu daya tahan tubuh yang kuat untuk bisa menghadapi musim pancaroba berkepanjangan ini.

Di musim seperti ini, di kantor atau di sekolah biasanya mulai terdengar suara bersin, hidung pilek, suara sengau, dan batuk. Beberapa teman mulai tidak masuk satu dua hari karena sakit. Biasanya kita mulai pasrah "yah sebentar lagi giliran saya deh".

Pancaroba dan virus. Memang hubungan mereka sangat akrab. Dari virus yang ringan-ringan saja seperti flu, yang cukup merepotkan seperti sakit mata, cacar air, dan yang parah seperti demam berdarah.

Terutama pada anak-anak. Yang daya tahannya relatif lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa. Apa lagi yang sudah sekolah, yang sangat aktif dengan berbagai kegiatan di luar ruangan.

Sebenarnya, apakah kita pasti sakit jika ada virus berkeliaran? Apa kita harus menyerah, bahwa jika ada virus maka kita pasti sakit?

Sebenarnya tidak.

Dari tahapan penyerangan virus dikombinasikan dengan teori kemungkinan, maka urutannya adalah sebagai berikut.

Pertama, virus berkeliaran di sekitar kita. Ada dua kemungkinan, kita terserang atau tidak.
Jika tidak terserang, aman, kita tidak sakit.
Jika terserang masuk ke urutan kedua.

Namun di sini memang yang berperan adalah faktor keberuntungan, nasib baik, rezeki kesehatan, agak sulit untuk dibahas secara nyata :-)

Kedua, kita terserang virus. Masih ada dua kemungkinan, kita bisa bertahan, atau tidak.
Jika bisa bertahan, aman, kita tidak sakit.
Jika tidak bisa bertahan, masuk ke urutan ketiga.

Ketiga, virus berhasil membuat kita sakit. Masih ada dua kemungkinan, kita bisa cepat melawan, atau kita lambat melawan atau bahkan tidak melawan sama sekali.
Jika bisa melawan, maka kita hanya akan merasakan gejala awal, tidak sampai parah, lalu kembali sehat.
Jika kita melawan dengan lambat, atau malah tidak melawan, baru di sinilah kita sampai sakit dan bahkan bisa menjadi parah.

Untuk dua tahapan tersebut, maka yang menjadi faktor kunci adalah daya tahan tubuh. Jika daya tahan tubuh baik, kita akan bisa bertahan melawan serangan virus, sejak awal dia datang, sehingga kita tidak menjadi sakit. Kalaupun sampai kita menjadi sakit, daya tahan tubuh itu juga yang membuat kita bisa terus melawan virus, sehingga hanya mengalami gejala awal dan tidak sampai menjadi parah.

Pertanyaannya, bagaimana agar kita selalu memiliki daya tahan tubuh yang baik? Dan apakah ada cara yang alami untuk itu?

Jawabannya, ya ada. Metode alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh ada tiga yang utama :

Pertama, banyak minum air putih. Karena tubuh kita 80% terdiri atas air, maka pada air lah letak kunci daya tahan tubuh. Banyak penyakit yang disebabkan karena tubuh kita kekurangan cairan.

Kedua, banyak makan sayuran, buah, dan biji-bijian segar atau yang sesedikit mungkin mengalami pemrosesan, karena masih tingginya kandungan enzim. Karena enzimlah yang merupakan kunci metabolisme tubuh. Enzimlah yang dapat berubah menjadi antibodi ketika virus menyerang.

Dan yang juga sangat penting adalah yang ketiga, yaitu minum madu secara rutin. Madu dan berbagai produk lebah mengandung zat-zat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan berbagai penyakit.

Metode alami ini sebaiknya dilakukan secara rutin ketika kita sehat, dan dapat diintensifkan ketika kita mulai merasa diserang penyakit.

Selamat mencoba, dan semoga kita semua dapat bertahan di musim pancaroba yang panjang ini.