Showing posts with label madu. Show all posts
Showing posts with label madu. Show all posts

Monday, April 30, 2012

Cara Mudah Memanfaatkan Lidah Buaya

Seperti yang pernah saya ceritakan, lidah buaya di taman saya mudah sekali tumbuh, sampai banyak berpot-pot :-)

Kabarnya lidah buaya banyak manfaatnya yaaa, tapi dalam bayangan saya, manfaat itu bisa diperoleh dengan pengolahan khusus..

Bicara soal manfaat lidah buaya, antara lain ada di sini :
http://health.kompas.com/read/2012/03/19/14221925/20.Manfaat.Lidah.Buaya

1. Mendinginkan kulit yang terbakar sinar matahari, terutama bagi  mereka yang kerap bekerja di luar ruangan.
2. Mengatasi masalah kulit yang disebabkan cuaca, seperti kulit  kering, kemerahan, mengelupas, dan iritasi ringan atau ruam.
3. Memudarkan warna kemerahan pada memar di tubuh.
4. Mengatasi rasa tidak nyaman yang disebabkan alat cukur.
5. Mengatasi luka bakar ringan.
6. Meredakan kulit yang melepuh.
7. Dapat digunakan sebagai krim anti penuaan dini atau untuk mengatasi  keriput.
8. Mengobati ruam akibat terkena getah tanaman.
9. Mengatasi rasa gatal akibat gigitan serangga.
10. Gunakan setiap hari untuk memudarkan bekas luka dan strecth mark, garis-garis putih atau merah akibat kehamilan.
11. Merawat luka kecil akibat teriris pisau atau   tergores.
12. Memudarkan bintik bintik kehitaman pada kulit.
13. Dapat berguna sebagai pengganti kondisioner dan jelly untuk rambut.
14. Bisa digunakan untuk mengurangi jerawat.
15. Digunakan untuk mempercepat penyembuhan sariawan.
16. Dapat digunakan sebagai body lotion alami.
17. Untuk meredakan otot yang keram atau menegang.
18. Digunakan untuk mengurangi keluhan pada masalah gusi.
19. Mengurangi ketombe pada kepala.
20. Mengatasi kutu air.

Dan sharing dari teman-teman, caranya penggunaannya mudah loooh, tinggal dikupas kulitnya, gunakan isinya untuk kebutuhan di atas. Misalnya untuk rambut, silakan dioleskan ke kepala satu jam sebelum keramas.

Dan satu lagi, sharing dari Mbak Vita, teman saya di milis balita-anda, lidah buaya bagus juga untuk dikonsumsi, karena baik untuk pencernaan. Saya pikir perlu pengolahan khusus, ternyata kata teman saya di balita-anda, tiap pagi dan malam, 2 batang lidah buaya dikerok + 2 sendok teh madu, diaduk lalu diminum. Pilih lidah buayanya yang berbintik, karena kalau yang tua biasanya rasanya pahit/getir. Yang berbintik tidak ada rasa, sehingga terasa madu saja.

Nah, menarik untuk dicoba kan? Yukk :-)






Monday, January 30, 2012

Resep Baru : Madu - Habbatussauda - Minyak Zaitun

Akhir pekan lalu saya dapat resep baru dari seorang teman.

Yaitu, campuran madu - minyak habbatussauda - minyak zaitun

Hehehe, gimana, kira-kira rasanya cukup menantang ya?

Insya Allah manfaatnya akan sangat berlipat ganda. Madu yang disebut dalam Al Qur'an sebagai penyembuh berbagai penyakit, bermanfaat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Minyak habbatussauda dalam hadits nabi juga disebut sebagai penyembuh segala penyakit kecuali kematian. Minyak zaitun yang juga disebut dalam Al Qur'an, merupakan minyak nabati yang mengandung omega 3, sangat baik untuk kesehatan antara lain untuk kesehatan jantung.

Berikut cara pembuatannya ya..

Bahan :
- 1 sendok teh madu
- 1 sendok teh minyak habbatussauda
- 1 sendok teh minyak zaitun extra virgin

Cara pembuatan :
Masukkan semua bahan ke dalam gelas / mangkuk, aduk hingga rata

Waktu konsumsi :
Pagi hari setelah bangun tidur, sebelum sarapan pagi

Selamat mencobaaaaa :-)

Sunday, December 4, 2011

Mamalia ASI

Copas dari milis balita-anda dan asiforbaby, artikel bagus banget tentang Mamalia ASI, bisa jadi analogi buat kita dan ASI, plus info anak-anak sapi yang kehilangan susu induknya, plus ada juga satu info yang menarik, bahwa sebagai pengganti kolustrum untuk mamalia, digunakan ramuan yang salah satu bahannya adalah madu..

Sumbernya dari :
http://www.facebook.com/notes/fitri-titi/mamalia-asi/10150382888141516?_rdr

Semoga bermanfaat yaaa.. :-)


==

MAMALIA ASI

oleh Fitri Titi pada 29 November 2011 jam 8:01

Sore itu hujan turun cukup lebat di Jogja utara. Kulihat adikku yang cantik, winantika, bengong2 saja menatap hujan sambil nyruputin teh anget. Iseng2, kuajak dia ngobrol. Oiya, winantika ini mahasiswi tingkat akhir di fak kedokteran hewan ugm sodara2. so cekidot, obrolan kami menarik deh, sumpeh... karena waktu itu obrolan mengalir begitu saja, di tulisan ini kukelompokkan gitu deh, ada yang tentang mastitis pada hewan, kolostrum, komposisi susu hewan, dan donor asi hewan, juga sapi yang dipaksa nggak nyusu induknya...

Fitri Titi (FT) : Dek Win, ada pelajaran tentang mamalia pastinya ya..

Winantika (W) : yoiiii


FT : Mamalia itu anaknya nyusu khan ya?

W : yup


FT : Nah mamalia yang asi itu adakah kasus yang induknya gak bisa menyusui ?

W : Ada mbak , biasanya kena mastitis. Kayak kucing, sapi, babi, anjing , dsb , biasanya gak menyusui karena mastitis


FT: Artinya asi-nya ada, tapi karena penyumbatan jadi mastitis,gitu-kah?

W: Iya, sebenernya asi-nya ada , makanya kalau mastitis, payudaranya jadi bengkak . Ada juga sih yang mastitis subklinis, gakda nimbulin gejala.


FT: Okay. Pertama yang mastitis dulu, itu kalau dibedah, setelah itu induknya bisa nyusuin-kah?

W: Biasanya kalau mastitis , gak dioperasi , tapi diobatin saja, pake antibiotik gitu.


FT: Ooo, habis diobatin terus lancar menyusui D?

W: Iya , tapi terapinya lumayan agak lama lho ya. Mastitis ada juga yang masih teteup keluar air susunya , yang begini malah bahaya karena anaknya yang bakal kena bakterinya dari mastitis induknya.


FT: Lah kalu yg subklinis pertolongannya gimana? Khan tanpa gejala tuh?

W: Sama lah mbak disuntik antibiotik intramamari. Karena nggak ada gejalanya makanya harus cek lab. Biasanya positif bakteri. Dan kalau sudah akut ya tandanya tiba2 saja air susunya gak keluar mbak.


FT: Kalu sampe asi gak keluar (pada yang subklinis atopun bukan) njuk piye bayi mamalia nya?

W: Biasanya kalau pada sapi, khan anak sapi baru lahir butuh kolostrum tuh, ya biasanya kita kasih ke induk lain mbak. Ato pake kolostrum buatan. Khan bisa dibuat mbak.


FT: Kolostrum buatan? Kaya susu sapi bubuk pada bayi manusia dunk hehehe… Itu berlaku pada sapi saja atau juga kucing, anjing, gajah dll?

W: Yaaa kadang pake susu dari induk sapi lainnya, trus ditambah ramuan , kayak madu dll, aku lupa je ramuan resepnya hehehe. Trus abis itu diminumin, disuapin sama mahasiswa2 gitu mbak. Kalau kucing juga dicari ibu pengganti, soalnya kalu kucing khan nggak boleh pake susu sapi. Lebih susah lagi mbak kalau untuk anjing ato kucing, karena susunya harus non laktosa. Khususnya kucing, bener2 harus non laktosa, jadi ada khusus susu kucing. Jadi bayi kucingnya nggak boleh dikasih susu formula apapun, kecuali anak kucing itu udah lumayan gede


FT: Maksudnya kalau di hewan yang jadi masalah itu perbedaan laktosa? *sori gak mudeng sisan sinau*

W: misalnya itu. Gini deh, kalau susu sapi kan ada kandungan laktosanya, nah kalau kucing tuh nggak ada laktosanya di dalam susunya. So kalau anak kucing itu dikasih susu yang mengandung laktosa wah kasian abis deh. soalnya harusnya non laktosa, itu kalau kucing karena bisa berakibat kematian mbak. Jadi imunosupresi ( kekebalan imun turun )


FT: Haaah? Sampai kematian? Wih ngeri juga ya. Kalu kucing kena laktosa gitu, diare gak? *maap pertanyaan lugu*

W: hadeh plis deh, ya eyalah. Kalau kucing kena laktosa bisa diare parah, trus bikin kerusakan sistem pencernaan, terus ya mati mbak, gak ada pertahanan tubuh juga kan. Soalnya buat anak hewan baru lahir, pertahanan tubuh itu ada di kolostrum, nah kolostrum cuma dihasilkan pada pertama susu keluar. Kalau dari awal udah nggak disusui , berarti daya tahan tubuh si bayi kucing ato bayi hewan lain itu ga ada.


FT: Subhanallah, artinya sebetulnya Allah sudah mendesain kebutuhan asi yang spesifik untuk setiap jenis spesies ya. Asi kucing ya cocoknya untuk bayi kucing, asi sapi untuk sapi dst.

W: hahahaha, Iyaaap , betul sekali. Ya eyalah ,susu sapi ya buat sapi , sebenernya memang nggak boleh kalau hewan lain harus dikasih susu sapi walaupun manusia minum susu sapi juga ya,,hihi hehe haha. Lebih rentan mbak kalau hewan, soalnya komposisi susu sapi ato susu hewan lain itu masing2 beda lho mbak


FT: Nah lho, ini dia nih, antar hewan saja beda komposisi susunya, apalagi antara susu hewan dengan manusia ya *menerawang*

W : Iyaaa lah mbak beda bangeting banget. Makanya kasihan banget ya kalau bayi nggak dikasih asi. Termasuk bayi manusia lho, meskipun aku gak belajar banyak bayi manusia, tapi manusia mamalia juga khan hahahahaha... Nggak cuma laktosa saja lho mbak yang jadi masalah kalau di hewan.


FT: persis plek lho d Win karo pelajaranku asi, sampe merinding dengerinnya

W: Oalaaaah, iya mbak, aku juga dapat yang manusia, tapi nggak begitu banyak, cuma buat pembanding aja. Aku juga merinding sama nelangsa dulu pas kuliah yang mamalia-mamalia gitu. Kasian puoool. Apalagi sapi perah, sejak pertama lahir langsung dipisah dari induknya mbak. Jadi bayi sapi perah diminumin pake kolostrum buatan dan harus dijatah kalau minum. Soalnya khan susu induknya buat manusiaaa. Jadi anak2 sapi perah dari pertama lahir udah langsung nggak dapet susu induknya langsung mbak


FT : *nangis guling-guling* Jahatnya manusia ya. Terus sapi2 itu nyusu apa? Ato nyusu siapa?

W: Iyaaa sebenernyaaa jahat, hiks. Ya pake susu sapi yang udah diperah manusia itu dan minumnya dijatahin. Aku dulu setiap sore nyusuin bayi sapi pake dot. Kasiaaaaaan banget. pertama-pertama nglakuinnya, aku sampe nangis Mbak ngedotin bayi sapi. Wong ya induknya ada kok harus minum asi perah induknya dan dijatah. Aku ngebayangin kayak manusia gitu. Apapun khan sapi juga makhluk hidup tho. Kan harusnya dia bisa minum sepuasnya dari induknya. Tapi karena komersil, ya mending diperah buat manusia, khan dijual ngedatengin duit bo.


FT: Sapi perah itu apa menghasilkan susu setiap saat? Kalu pas ora lahiran opo yo metu susune?

W : yo nggak lah mbak, cuma pas masa laktasi aja dia keluar susunya. Trus kalu abis masa laktasi, masuk masa kering dulu, abis itu baru sapi dikawinkan lagi. Nah kalau dia ngelahirkan khan berarti susunya keluar lagi, and diperah lagiii , gitu deh seterusnya


FT: Berarti opo disuntik sesuatu supaya bisa keluar susu terus?

W: Ya ga mbak . Ga disuntik apa2 mbak , cuma ditunggu masa laktasinya ajaaa


FT : Nah tuh sapi tadi, jaraknya dari melahirkan, kering, dikawinkan lagi, sampai melahirkan lagi berapa bulan :D?

W: Bagusnya satu tahun mbak , soalnya mempengaruhi kualitas susunya


FT : Berarti dalam setahun masa panen perahnya sekali ya. Selama berapa bulan D Win masa perahnya?

W: Masa laktasi 10 bulan mbak


FT : *mulut mangap udah napsu maw tanya2 lagi niy* eh winantikanya sudah keburu beberes mau nengok ayam2 di kandang katanya. Padahal hujan masih dueres L (lebih tepatnya ngobrolku belum puas tuntas neeeh).

Okay deh, thanks d winantika. Kapan2 terusin lagi yak...


------------------------
jogja utara,
obrolan di awal nopember 2011

Thursday, June 2, 2011

Berburu Produk Sehat dan Halal

Sekitar 15 tahun terakhir saya mulai memperhatikan kehalalan makanan. Maka bagi saya, makanan apapun tidak masalah, yang penting ada label halal. Paling bagus jika label halalnya adalah dari MUI atau lembaga halal lainnya. Tingkat kedua adalah yang label halalnya "self claimed", yang walaupun belum terjamin, tapi pertanggung jawaban sudah berpindah :-) Tingkat ketiga, ketika ditanya, sang penjual menjawab "halal" :-)

Juga pada tingkat ketiga adalah, yang walaupun tidak ada label halalnya, kita cek di kandungan (ingredients), tidak ada bahan-bahan yang meragukan. Untuk makanan misalnya gelatin, lesitin, dll. Untuk kosmetik juga gelatin.

Di sisi lain, saya juga memperhatikan kesehatan makanan. Saya anti MSG, dan di rumah tidak pernah masak menggunakan MSG. Hal ini "ditunjang" juga dengan kondisi saya dan anak-anak. Saya biasanya pusing jika makan makanan mengandung MSG. Sedangkan anak saya biasanya gatal-gatalnya kambuh.

Selain itu saya juga mengkonsumsi madu dan propolis, dengan latar belakang kesehatan Islami. Saya juga sudah mulai memilih sayuran organik, namun masih belum menyeluruh, bagi saya organik sekedar lebih baik, sayuran biasa pun masih oke. Selain itu saya masih kesulitan menemukan sayuran organik secara rutin.

Nah di 5 tahun terakhir, perhatian ke kesehatan ini semakin meningkat. Setelah saya membaca buku Hiromi, mengikuti milis Gizi Bayi Balita, mengikuti milis Food Combining, membaca buku pola makan anti kanker.

Saya mulai beralih ke makanan sehat, makanan organik. Pas di dekat rumah saya ada toko makanan organik yang bisa delivery. Cocok sekali dengan saya :-)

Berikut daftar belanja setelah menjadi organik-mania :
1. Garam menjadi garam laut
2. Sayur, buah, ayam, ikan, susu, telur, beras biasa menjadi organik
3. Roti menjadi roti gandum tanpa pengawet
4. Margarin menjadi mentega
5. Minyak sawit menjadi minyak kelapa

Yang sebaiknya dikurangi bahkan dihilangkan :
1. Mi, makaroni, dan aneka pasta yang terbuat dari terigu
2. Roti putih
3. Gula
4. Margarin

Dan yang perlu diperbanyak adalah sayur dan buah :-)

Dan untuk kosmetik, yang sehat adalah yang tanpa pengawet (paraben) dan ftalat.

Kembali ke judul tulisan ini, ada satu hal yang masih memerlukan sedikit usaha. Karena produk yang halal, masih jarang yang peduli dengan kesehatan. Sedangkan produk organik, biasanya buatan luar negeri yang belum terjamin kehalalannya. Ini berlaku untuk makanan, juga untuk kosmetik. Hehe.. seru kan? Mari kita berburu makanan dan kosmetik yang sehat dan halal.

Wednesday, November 24, 2010

Resep Alami Praktis (RAP) - Flu Batuk Pilek

Sebagai edisi kedua RAP (Resep Alami Praktis), berikut berbagai resep alami untuk flu, batuk, dan pilek, termasuk untuk hidung mampet akibat pilek. Kali ini sebagian besar adalah berdasarkan pengalaman pribadi, ditambah dengan info dari milis asiforbaby. Silakan jika ada resep yang mau ditambahkan ya :-)

Prinsip utamanya adalah, bahwa flu batuk pilek pada umumnya disebabkan oleh virus dan akan sembuh dengan sendirinya dengan daya tahan tubuh. Maka flu batuk pilek tidak perlu obat, apa lagi antibiotik. Obat walaupun sekedar pereda gejala adalah bahan kimia, yang justru membuat tubuh harus bekerja ekstra menetralisir dampak lain yang ditimbulkan oleh obat tersebut.

Yang harus dilakukan ketika flu batuk pilek adalah banyak minum air putih, banyak makan buah dan jus, serta berbagai bahan alami lainnya seperti yang akan saya informasikan di bawah ini :-)


Flu (pilek/hidung mampet) :

Resep 1 - Air putih
Cara pemakaian : dimimum dalam sebanyak mungkin kesempatan, boleh air hangat, air biasa, air alkali

Resep 2 - Madu
Cara pemakaian : Diminum 3 x 1 sendok, langsung atau dilarutkan ke dalam air

Resep 3 - Propolis
Cara pemakaian : Diminum 3 x 1 tablet

Resep 4 - Uap Minyak Kayu Putih
Bahan : air hangat dan minyak kayu putih
Cara pembuatan : tuangkan air hangat ke dalam mangkuk, teteskan beberapa tetes minyak kayu putih
Cara pemakaian : letakkan mangkuk di tempat yang aman di ruang tidur sepanjang malam

Resep 5 - Minyak Habbatussauda
Cara pemakaian : teteskan minyak habbatussauda ke dalam hidung sebelum tidur

Resep 6 - Aneka Jus dan Buah
Cara pemakaian : minum jus dan makan buah sesering mungkin


Batuk / radang tenggorokan :

Resep 1 - Lamandel (maaf menyebut merk, karena belum ada istilah generiknya)
Cara pembuatan : Larutkan 2 sendok teh lamandel ke dalam 150ml air hangat
Cara pemakaian : Minum 3 kali sehari

Resep 2 - Kencur / Cengkeh / Kapolaga
Cara pemakaian : Kunyah potongan kencur / cengkeh / kapolaga, dihisap airnya, dibuang ampasnya

Resep 3 - Jahe (atau permen jahe atau minuman jahe)
Cara pemakaian : Kunyah jahe atau larutkan ke dalam air hangat / teh hangat, atau makan permen jahe, atau minum minuman jahe (pastikan alami)


Demikian RAP kali ini, semoga bermanfaat.. Bagi yang sedang flu, batuk, dan pilek, selamat mencoba, semoga cepat sembuh ya.. :-)

Tuesday, September 21, 2010

Pengobatan Islami - Madu

Sebagai lanjutan dari 2 tulisan sebelumnya yaitu Pengobatan Nabi dan Terapi Al Qur'an, berikut adalah tulisan tentang madu, sebagaimana yang dijelaskan oleh dr. Zia Ul Haq dari Klinik Sehat.

Khasiat madu untuk pengobatan tertulis secara eksplisit di dalam Al Qur'an, yaitu pada surat An Nahl ayat 68-69 :
Dan Tuhanmu mengilhamkan kepada lebah , "Buatlah sarang di gunung-gunung, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia, Kemudian makanlah dari segala (macam) buah-buahan lalu tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu)." Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang yang berpikir.

Sebagaimana prinsip utama pengobatan nabi, yaitu bahwa "Setiap penyakit ada obatnya".
Maka dalam ayat tersebut Allah menegaskan bahwa dalam madu terdapat obat bagi berbagai penyakit.

Beberapa kelebihan dan khasiat madu adalah :
- mudah dicerna
- rendah kalori
- dapat membunuh bakteri
- memperlancar fungsi otak
- cepat berdifusi dgn darah

Ciri utama dari pengobatan dengan menggunakan madu :
- secara esensial menyembuhkan, bukan sekedar analgesik (penghilang rasa sakit)
- madu tidak akan membuat bakteri menjadi resisten

Contoh penggunaan madu pada anak yang demam, yaitu minumkan madu yang sudah dilarutkan ke dalam air.

Pertanyaan yang sering muncul adalah, madu mana yang benar-benar baik yang bisa menyembuhkan?
Salah satu prinsip dalam pengobatan Islami adalah bahwa setiap penyakit ada obatnya, dan obat itu ada di sekitar kita.
Maka, sebenarnya, madu yang terbaik untuk orang Indonesia, adalah madu dari lebah/pohon/hutan Indonesia.
Karena madu tersebut terjadi sesuai dengan iklim di Indonesia, yang ternyata memang cocok dengan kondisi pencernaan orang Indonesia.
Yang penting adalah mencari produsen madu yang baik dan terpercaya, yang tidak memalsukan madu yang diproduksinya.

Mari kita masukkan madu dalam menu sehari-hari, dan terutama jadikan obat pada saat kita sakit. Insya Allah, penyakit kita akan sembuh.

Tuesday, June 22, 2010

Apakah Metode Alami Hanya Efektif untuk Orang Tertentu?

Seperti yang saya sarankan pada tulisan sebelumnya, metode alami dapat membantu kita dalam melawan penyakit akibat virus. Metode alami antara lain dilakukan dengan minum banyak air putih, makan banyak sayur dan buah, serta minum madu dan produk lebah lainnya.

Namun, cara ini ternyata dirasa kurang efektif bagian sebagian orang. Ada yang sudah mencoba metode tersebut, tapi penyakit tidak juga berkurang, malah makin parah.

Sebagian orang yang lain mencoba hal yang sama, dan berhasil sembuh dengan cepat.

Kok bisa memberikan hasil yang berbeda? Apa yang menyebabkannya?

Hal ini bisa dilihat dari dua sisi.

Yang pertama, berkaitan dengan hal non fisik, yaitu berkaitan dengan pemikiran dan keyakinan.

Salah satu faktor penting dalam penyembuhan penyakit adalah keyakinan hati dan pikiran kita bahwa metode yang kita lakukan dapat membawa kesembuhan. Yang penting yakin. Jika kita yakin, bahkan obat plasebo pun dapat menyembuhkan. Jika kita tidak yakin, obat antibiotik paling dahsyat pun, bisa saja tidak berhasil juga menyembuhkan.

Jadi, jika ada yang tidak berhasil menerapkan metode alami untuk menyembuhkan penyakit, kemungkinan pertama adalah karena kurangnya keyakinan bahwa metode alami itu dapat menyembuhkan.

Yang kedua, berkaitan dengan kondisi fisik pada tubuh orang yang bersangkutan.

Metode alami adalah pendekatan optimalisasi, intensifikasi, pendayagunaan daya tahan tubuh, dari dalam tubuh sendiri.

Maka metode alami akan lebih efektif pada mereka yang kondisi tubuhnya secara umum baik, sehingga masih dapat dioptimalkan, diintensifkan, dan didayagunakan dalam melawan penyakit.

Jika secara umum kondisi tubuh buruk, maka penggunaan metode alami kemungkinan tidak akan efektif.

Sebagai analogi, mungkin dapat diumpamakan dengan sepasukan tentara. Tubuh yang sehat dapat diumpamakan sebagai pasukan tentara yang terampil, kuat, kompak, dan siap tempur. Pada saat ada serangan, dengan memberikan tambahan pasokan senjata dan amunisi, maka pasukan ini dapat menggunakan tambahan pasokan tersebut secara efektif dan memenangkan pertempuran.

Tubuh yang kurang baik kondisinya, dapat diumpamakan sebagai pasukan tentara yang kondisinya mengkhawatirkan. Kurang terlatih, mudah lelah, sulit diatur, dan penakut. Berapapun amunisi dan senjata diberikan, pasukan ini pasti kalah. Satu-satunya cara agar pasukan ini menang adalah dengan menambahkan sekelompok pasukan baru yang memang mampu untuk bertempur. Kembali ke tubuh orang tadi, maka dia perlu obat untuk melawan penyakit.

Lalu bagaimana solusinya? Apakah artinya ada orang yang tidak dapat menerapkan metode alami?

Justru sebaliknya, orang-orang seperti itu harus segera memulai metode alami dan melakukannya secara rutin. Tapi, memulainya memang tidak dapat dilakukan ketika sakit, melainkan dimulai dan dirutinkan ketika sehat.

Dengan demikian, secara bertahap, tubuh mencapai kondisi yang sehat secara umum dengan daya tahan tubuh yang baik. Dan ketika penyakit menyerang, tubuh masih memiliki kekuatan yang dapat didayagunakan dengan cara meningkatkan intensitas penggunaan metode alami, yaitu minum air lebih banyak, makan sayur dan buah lebih banyak, dan minum madu dan produk lebah lainnya lebih banyak.

Metode alami memang sejalan dengan proses-proses di alam. Perlahan dan bertahap.

Jadi, tunggu apa lagi, mari kita mulai dan rutinkan metode alami sebagai kebiasaan harian kita, dan rasakan manfaatnya secara jangka panjang.

Senjata di Musim Pancaroba

Musim pancaroba kali ini begitu panjang rasanya. Baru saja hujan lebat, tiba-tiba panas menyengat. Sepanjang hari terik terang benderang, tiba-tiba sore hujan gelap gulita. Kalau badan kita terbuat dari gelas, mungkin sudah pecah karena perubahan suhu seperti itu.

Syukurlah badan kita memang tidak terbuat dari gelas dan tidak pecah. Tapi perlu daya tahan tubuh yang kuat untuk bisa menghadapi musim pancaroba berkepanjangan ini.

Di musim seperti ini, di kantor atau di sekolah biasanya mulai terdengar suara bersin, hidung pilek, suara sengau, dan batuk. Beberapa teman mulai tidak masuk satu dua hari karena sakit. Biasanya kita mulai pasrah "yah sebentar lagi giliran saya deh".

Pancaroba dan virus. Memang hubungan mereka sangat akrab. Dari virus yang ringan-ringan saja seperti flu, yang cukup merepotkan seperti sakit mata, cacar air, dan yang parah seperti demam berdarah.

Terutama pada anak-anak. Yang daya tahannya relatif lebih rendah dibandingkan dengan orang dewasa. Apa lagi yang sudah sekolah, yang sangat aktif dengan berbagai kegiatan di luar ruangan.

Sebenarnya, apakah kita pasti sakit jika ada virus berkeliaran? Apa kita harus menyerah, bahwa jika ada virus maka kita pasti sakit?

Sebenarnya tidak.

Dari tahapan penyerangan virus dikombinasikan dengan teori kemungkinan, maka urutannya adalah sebagai berikut.

Pertama, virus berkeliaran di sekitar kita. Ada dua kemungkinan, kita terserang atau tidak.
Jika tidak terserang, aman, kita tidak sakit.
Jika terserang masuk ke urutan kedua.

Namun di sini memang yang berperan adalah faktor keberuntungan, nasib baik, rezeki kesehatan, agak sulit untuk dibahas secara nyata :-)

Kedua, kita terserang virus. Masih ada dua kemungkinan, kita bisa bertahan, atau tidak.
Jika bisa bertahan, aman, kita tidak sakit.
Jika tidak bisa bertahan, masuk ke urutan ketiga.

Ketiga, virus berhasil membuat kita sakit. Masih ada dua kemungkinan, kita bisa cepat melawan, atau kita lambat melawan atau bahkan tidak melawan sama sekali.
Jika bisa melawan, maka kita hanya akan merasakan gejala awal, tidak sampai parah, lalu kembali sehat.
Jika kita melawan dengan lambat, atau malah tidak melawan, baru di sinilah kita sampai sakit dan bahkan bisa menjadi parah.

Untuk dua tahapan tersebut, maka yang menjadi faktor kunci adalah daya tahan tubuh. Jika daya tahan tubuh baik, kita akan bisa bertahan melawan serangan virus, sejak awal dia datang, sehingga kita tidak menjadi sakit. Kalaupun sampai kita menjadi sakit, daya tahan tubuh itu juga yang membuat kita bisa terus melawan virus, sehingga hanya mengalami gejala awal dan tidak sampai menjadi parah.

Pertanyaannya, bagaimana agar kita selalu memiliki daya tahan tubuh yang baik? Dan apakah ada cara yang alami untuk itu?

Jawabannya, ya ada. Metode alami untuk meningkatkan daya tahan tubuh ada tiga yang utama :

Pertama, banyak minum air putih. Karena tubuh kita 80% terdiri atas air, maka pada air lah letak kunci daya tahan tubuh. Banyak penyakit yang disebabkan karena tubuh kita kekurangan cairan.

Kedua, banyak makan sayuran, buah, dan biji-bijian segar atau yang sesedikit mungkin mengalami pemrosesan, karena masih tingginya kandungan enzim. Karena enzimlah yang merupakan kunci metabolisme tubuh. Enzimlah yang dapat berubah menjadi antibodi ketika virus menyerang.

Dan yang juga sangat penting adalah yang ketiga, yaitu minum madu secara rutin. Madu dan berbagai produk lebah mengandung zat-zat yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh untuk melawan berbagai penyakit.

Metode alami ini sebaiknya dilakukan secara rutin ketika kita sehat, dan dapat diintensifkan ketika kita mulai merasa diserang penyakit.

Selamat mencoba, dan semoga kita semua dapat bertahan di musim pancaroba yang panjang ini.