Showing posts with label habbatussauda. Show all posts
Showing posts with label habbatussauda. Show all posts

Monday, January 30, 2012

Resep Baru : Madu - Habbatussauda - Minyak Zaitun

Akhir pekan lalu saya dapat resep baru dari seorang teman.

Yaitu, campuran madu - minyak habbatussauda - minyak zaitun

Hehehe, gimana, kira-kira rasanya cukup menantang ya?

Insya Allah manfaatnya akan sangat berlipat ganda. Madu yang disebut dalam Al Qur'an sebagai penyembuh berbagai penyakit, bermanfaat meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh. Minyak habbatussauda dalam hadits nabi juga disebut sebagai penyembuh segala penyakit kecuali kematian. Minyak zaitun yang juga disebut dalam Al Qur'an, merupakan minyak nabati yang mengandung omega 3, sangat baik untuk kesehatan antara lain untuk kesehatan jantung.

Berikut cara pembuatannya ya..

Bahan :
- 1 sendok teh madu
- 1 sendok teh minyak habbatussauda
- 1 sendok teh minyak zaitun extra virgin

Cara pembuatan :
Masukkan semua bahan ke dalam gelas / mangkuk, aduk hingga rata

Waktu konsumsi :
Pagi hari setelah bangun tidur, sebelum sarapan pagi

Selamat mencobaaaaa :-)

Monday, October 24, 2011

Beberapa Solusi Penyempitan Pembuluh Darah Jantung

Penyempitan pembuluh darah jantung, perlu segera diatasi. Karena jika dibiarkan, akan menjadi sebab terjadinya serangan jantung, yang dapat berakibat fatal.

Pada terapi kedokteran umum, alternatif yang dilakukan adalah :
1. Pemberian obat, biasanya berupa pengencer darah, agar darah bisa lebih lancar melalui pembuluh-pembuluh yang sudah menyempit tersebut.
2. Pemasangan stent (ring), untuk melebarkan pembuluh yang sempit, yang dilakukan melalui kateterisasi (memasukkan berbagai alat melalui pembuluh lengan atau pangkal paha, hingga ke jantung).
3. Operasi by pass, yaitu memasang pembuluh baru, sebagai pengganti pembuluh lama yang telah sempit.

Ada juga terapi medis lain, namun belum dilakukan secara umum, yaitu terapi khelasi, yaitu memasukkan cairan infus asam amino untuk menghilangkan penyebab penyempitan.

Selain itu, terdapat beberapa herba yang diyakini dapat mengurangi bahkan menghilangkan penyempitan antara lain habbatussauda, minyak zaitun, jus kulit manggis, dan jus buah mengkudu.

Thursday, May 19, 2011

Meningkatkan Produksi ASI

Ada yang menyatakan bahwa sebenarnya tidak ada makanan tertentu yang dapat meningkatkan produksi ASI.

ASI adalah proses demand-supply, sehingga semakin banyak dikeluarkan, akan semakin meningkat produksinya. Dan faktor yang mempengaruhi produksi ASI adalah dua hormon yaitu oksitosin dan prolaktin. Maka seringkali disampaikan bahwa yang terpenting adalah sugesti dan keyakinan.

Namun, dari pengalaman saya sendiri, rasanya ada juga ya makanan-makanan yang meningkatkan produksi ASI. Hanya jika saya perhatikan, makanan-makanan itu berpengaruh di awal. Maksudnya, jika kita makan secara rutin, rasanya tidak terlalu membuat peningkatan. Terasa peningkatan ketika baru hari itu kita makan makanan tersebut. Hehe, mudah-mudahan bisa dimengerti maksud saya.

Mungkin artinya ada hubungannya dengan kesenangan juga ya? Bagaimanapun ada rasa bosan jika makanan tidak berganti-ganti, dan ada rasa senang jika ada makanan baru :-) Mungkin :-)

Berikut beberapa makanan yang rasanya cukup berpengaruh meningkatkan produksi ASI saya :
- Jus pare muda + melon
- Sayur katuk
- Kacang tanah
- Kacang merah
- Kacang ijo
- Jagung manis
- Habbatussauda
- Sari kurma
- Klorofil
- Daun pepaya
- Bunga pepaya

Silakan dicoba, dan dibuat bervariasi setiap harinya.. :-)

Monday, May 16, 2011

Memulai Era Baru : Merawat Kulit dengan Lebih Serius :-)

Setelah hari Jumat lalu, mengikuti ceramah dari dr. Dewi Inong, Sp.KK, mulai hari ini saya memulai era baru perawatan kulit, terutama wajah.

Setelah saya bongkar-bongkar produk perawatan wajah yang pernah saya beli, ternyata hampir semuanya tampilannya sudah mengkhawatirkan, daripada malah menimbulkan komplikasi, jadi semua saya buang saja :-)

Satu-satunya produk perawatan wajah yang saya punya adalah sabun muka :-)Ooo dan satu lagi, masker wajah, hehe, not bad lah yaaa..

Berhubung hari ini hari kejepit nasional, walaupun masuk tapi suasananya santai, dan kebetulan juga pas tidak ada jadwal pengajian, akhirnya saya nobatkan hari ini menjadi shopping day. Sarinaaah aku dataang :-)

Saran dari dr. Inong, agar menggunakan kosmetik yang halal. Jika yang halal tidak cocok, baru coba yang lain, asalkan ada POM-nya.

Satu-satunya produk halal yang saya tahu adalah Wardah. Langsung saya borong sunscreen gel, lip gloss, pembersih dan penyegar, sabun muka (hehehe beli lagi deh..), dan si Mbaknya menawarkan krim khusus untuk kulit kering.

Dan ternyata Wardah itu murah sekali ya? Sudah sejibun begitu total Rp 155.000,- saja.

Sekarang saya sudah coba sunscreen-nya. Prinsip mencoba kosmetik baru, jangan langsung semua sekaligus. Supaya kalau tidak cocok, ketauan yang mana yang jadi penyebabnya. Saya akan coba sampai sekitar seminggu untuk sunscreen-nya. Setelah itu pembersih penyegar, baru sabun mukanya.

Setelah 30 menit pakai sunscreen, sepertinya oke :-)Mudah-mudahan cocok.

Berikutnya, untuk perawatan kulit secara umum. Sebenarnya saya sudah cukup memperhatikan untuk yang satu ini, karena kulit saya tergolong sensitif, yang mudah gatal-gatal kalau terlalu kering atau menggunakan produk yang terlalu banyak parfum.

Jadi andalan saya selama ini adalah produk High Desert yang berbasis madu dan propolis, sabun susu tanpa soda kaustik plus minyak zaitun, sabun dan scrub dari Mustika Ratu, serta produk dari Oriflame. Hanya untuk produk Mustika Ratu, rasanya terlalu wangi, sedangkan untuk produk High Desert dan Oriflame adalah produk impor. Dalam rangka go green seharusnya kan kita meminimallkan impor :-)

Alhamdulillah ada saran dari dr. Inong, untuk mencoba produk Pourvous, produk alami dari Surabaya, yang juga halal! Wah, cocok sekali dengan yang saya cari. Langsung saya pesan beberapa produknya, belum bisa banyak-banyak karena keterbatasan anggaran, plus beberapa produk saya masih punya di rumah.. Hehe.. Sekalian saya tanya juga apa saya bisa jadi reseller-nya, hehehe.. Kalau ada peluang, kenapa tidak?

Satu lagi yang akan saya mulai, adalah minum habbatussauda. Kabarnya baik untuk usia 30 tahun ke atas.

Nanti saya kabarkan lagi update perawatan kulit ini yaa.. :-)

Sunday, May 15, 2011

Tips Sehat Alami Perawatan Rambut dan Kulit

Masih dari ceramah dr. Dewi Inong, SpKK, perawatan yang diperlukan sehari-hari adalah :

1. Berjalan pagi 30 menit cukup dengan wajah dan tangan terbuka. Pada periode ini tidak perlu menggunakan sunscreen. Termasuk jika kita merawat lansia, sebaiknya setiap hari dijemur selama 30 menit.
2. Kenakan sunscreen untuk melindungi dari sinar ultraviolet A, B, C, yang selain bersumber dari sinar matahari, juga berasal dari sinar lampu dan komputer.
3. Bersihkan wajah di malam hari dengan pembersih, sabun, dan penyegar.
4. Gunakan krim malam untuk usia 30 tahun ke atas.
5. Untuk badan, gunakan lotion segera setelah mandi.

Sedangkan untuk rambut, inilah tips perawatannya :
1. Jangan ikat rambut terlalu kencang
2. Sisirlah rambut 3 - 4 kali sehari, agar peredaran darah lancar.
3. Gunakan sisir jarang, bukan sikat.
4. Jika basah jangan diikat atau ditutup.
5. Ubahlah posisi garis dan model rambut agar menghindari kebotakan.
6. Urailah rambut sekali-sekali, jangan terus menerus diikat.
7. Sebulan sekali lakukan cream bath, cukup dengan perawatan cream bath di rumah.
8. Bagi ibu yang menyusui biasanya ada kecenderungan rambut rotok sampai bayi berusia 18 bulan, tetapi nanti rambut akan tumbuh kembali.

Untuk menjaga kelenturan kulit, gunakan sabun yang mengandung kolagen, serta perbanyak makanan yang mengandung kolagen :
1. Teri segar (bisa dibuat pepes)
2. Ceker ayam
3. Vit C dari sayur dan buah
4. Kedelai

Dr. Diana Dreoss dari Amerika Serikat menyarankan untuk memperbanyak makan tempe. Di AS saat ini sedang trend makan tempe, yang di sana disebut soycake, tempeh, dengan harga yang sangat mahal. Mereka membuat jus tempe dari tempe mentah. Bisa juga dikukus dahulu.

Beberapa makanan lain yang juga berkhasiat :
1. Pepaya untuk menunda uban
2. Goji berry untuk mengencangkan kulit
3. Habbatussauda jintan hitam untuk usia di atas 30 tahun

Mudah dan murah kan? Sehat dan alami lagi! Selamat mencoba! :-)

Wednesday, November 24, 2010

Resep Alami Praktis (RAP) - Flu Batuk Pilek

Sebagai edisi kedua RAP (Resep Alami Praktis), berikut berbagai resep alami untuk flu, batuk, dan pilek, termasuk untuk hidung mampet akibat pilek. Kali ini sebagian besar adalah berdasarkan pengalaman pribadi, ditambah dengan info dari milis asiforbaby. Silakan jika ada resep yang mau ditambahkan ya :-)

Prinsip utamanya adalah, bahwa flu batuk pilek pada umumnya disebabkan oleh virus dan akan sembuh dengan sendirinya dengan daya tahan tubuh. Maka flu batuk pilek tidak perlu obat, apa lagi antibiotik. Obat walaupun sekedar pereda gejala adalah bahan kimia, yang justru membuat tubuh harus bekerja ekstra menetralisir dampak lain yang ditimbulkan oleh obat tersebut.

Yang harus dilakukan ketika flu batuk pilek adalah banyak minum air putih, banyak makan buah dan jus, serta berbagai bahan alami lainnya seperti yang akan saya informasikan di bawah ini :-)


Flu (pilek/hidung mampet) :

Resep 1 - Air putih
Cara pemakaian : dimimum dalam sebanyak mungkin kesempatan, boleh air hangat, air biasa, air alkali

Resep 2 - Madu
Cara pemakaian : Diminum 3 x 1 sendok, langsung atau dilarutkan ke dalam air

Resep 3 - Propolis
Cara pemakaian : Diminum 3 x 1 tablet

Resep 4 - Uap Minyak Kayu Putih
Bahan : air hangat dan minyak kayu putih
Cara pembuatan : tuangkan air hangat ke dalam mangkuk, teteskan beberapa tetes minyak kayu putih
Cara pemakaian : letakkan mangkuk di tempat yang aman di ruang tidur sepanjang malam

Resep 5 - Minyak Habbatussauda
Cara pemakaian : teteskan minyak habbatussauda ke dalam hidung sebelum tidur

Resep 6 - Aneka Jus dan Buah
Cara pemakaian : minum jus dan makan buah sesering mungkin


Batuk / radang tenggorokan :

Resep 1 - Lamandel (maaf menyebut merk, karena belum ada istilah generiknya)
Cara pembuatan : Larutkan 2 sendok teh lamandel ke dalam 150ml air hangat
Cara pemakaian : Minum 3 kali sehari

Resep 2 - Kencur / Cengkeh / Kapolaga
Cara pemakaian : Kunyah potongan kencur / cengkeh / kapolaga, dihisap airnya, dibuang ampasnya

Resep 3 - Jahe (atau permen jahe atau minuman jahe)
Cara pemakaian : Kunyah jahe atau larutkan ke dalam air hangat / teh hangat, atau makan permen jahe, atau minum minuman jahe (pastikan alami)


Demikian RAP kali ini, semoga bermanfaat.. Bagi yang sedang flu, batuk, dan pilek, selamat mencoba, semoga cepat sembuh ya.. :-)

Bebas Hidung Mampet dengan Habbatussauda dan Minyak Kayu Putih

Minggu ini, setelah lama sekali saya tidak batuk pilek. Akhirnya saya batuk pilek 

Biasanya kalaupun saya pilek, hanya di hari pertama, pada fase hidung gatal atau ingus cair. Sehingga tidak sampai berhari-hari, tidak sampai hidung mampet.

Senjata saya adalah minum banyak air putih, minum madu, makan propolis. Dan selama ini, hampir 3 tahun lebih saya jalani, sangat efektif.

Tapi kali ini sepertinya deraan virus sudah sangat intensif, atau daya tahan tubuh saya begitu rendahnya, sehingga saya sampai di hari kedua, di kondisi hidung mampet.

3 tahun tidak pernah lagi merasakan hidung mampet, membuat saya tadi malam merasa sangat tersiksa. Rasanya tidak bisa berpikir, tidur susah, makan tidak enak, oh malangnya (lebay.com hehe..).

Tiba-tiba saya ingat, minyak habbatussauda disarankan juga untuk obat pilek, yaitu dengan diteteskan di hidung. Dalam keputusasaan dengan hidung mampet, saya tetesi hidung saya dengan minyak habbatussauda.

Dan resep satu lagi juga saya buat, yaitu terapi uap minyak kayu putih. Tuangkan air panas ke dalam mangkuk, tetesi dengan minyak kayu putih, letakkan di tempat yang aman di ruang tidur.

Lalu saya pun tidur.

Tadi pagi saya bangun, subhanallah, ajaib. Hidung saya benar-benar plong. Pilek sudah benar-benar berhenti sama sekali. Siang ini saya sudah membuat tulisan ini tanpa pilek sama sekali.

Entah yang mana dari dua resep itu yang mujarab. Sementara saya akan gunakan dulu kedua-duanya.

Silakan dicoba, semoga bermanfaat 

Tuesday, September 21, 2010

Pengobatan Islami - Habbatussauda

Sebagai lanjutan dari 3 tulisan sebelumnya yaitu Pengobatan Nabi, Terapi Al Qur'an, dan Madu, berikut adalah tulisan tentang habbatussauda, sebagaimana yang dijelaskan oleh dr. Zia Ul Haq dari Klinik Sehat.

Dalam Hadits Rasulullah bersabda, "Minumlah Habbatussauda, sesungguhnya padanya terdapat obat bagi segala penyakit kecuali kematian"

Berdasarkan penelitian, habbatussauda memiliki khasiat menyembuhkan penyakit yang sangat beraneka ragam, antara lain sebagai berikut :
- Memulihkan kepenatan dan semangat
- Batuk bronkitis
- Perut cacingan
- Jerawat
- Antihistamin (meredakan gejala alergi)
- Antibiotik (membunuh kuman)
- Penambah tenaga
- Meningkatkan metabolisme
- Menyembuhkan kencing manis
- Menyembuhkan hipertensi

Meminum habbatussauda tidak ada efek samping, tidak akan membuat sakit, asalkan sesuai dengan takaran dan aturan pemakaiannya.

Hasil dari mengkonsumsi habbatussauda secara rutin adalah akan terjadi perubahan integral yang bersifat integral, yaitu dari sisi fisik-materil, mental-emosi, serta restorasi spiritual.

Habbatussauda setelah pengolahannya terbagi menjadi empat jenis :
- Biji
- Minyak
- Serbuk
- Ekstraksi

Dan dalam penggunaannya, habbatussauda akan lebih efektif jika disesuaikan bentuk olahannya. Antara lain, untuk penyakit kronis maka lebih cocok dalam bentuk ekstraksi. Sedangkan untuk daya serap tinggi, lebih cocok dalam bentuk minyak.

Karena habbatussauda tidak tumbuh di Indonesia, maka habbatussauda adalah hasil impor dari Timur Tengah. Maka, bagi sebagian orang akan terasa panas di lambung, terutama jika tidak sesuai dengan aturan pakainya.

Tuesday, June 22, 2010

Selamat Tinggal PD Bengkak

Salah satu tragedi yang kadang terjadi pada ibu menyusui adalah payudara yang membengkak karena terhambatnya saluran ASI. Tahap yang paling ringan hanya bengkak saja dan sakit di payudara. Tahap berikutnya ditambah dengan demam. Yang lebih parah adalah mastitis, di mana pembengkakan sudah menjadi infeksi dan metode penyembuhannya adalah melalui operasi, seraaaaam!

Bengkak payudara ini sebenarnya bisa dicegah yaitu dengan rutin melakukan pijat payudara dan memastikan payudara untuk selalu dikosongkan.

Pada saya, ini pernah terjadi dua kali. Yang kedua yang agak parah, meskipun tidak sampai mastitis.

Kita mulai kisahnya yaa..

Saat itu anak saya berusia sekitar 8 bulan, sudah lewat masanya ASI eksklusif. Saya yang working mom, masih rutin memerah di kantor 3 kali dalam sehari, dan menyusui langsung selama di rumah.

Pemijatan payudara pun saya lakukan secara rutin setiap sebelum mandi.

Hari itu saya pulang dari kantor sedikit terlambat. Ketika saya pulang, anak saya sudah mulai mengantuk, yang artinya saya harus segera menyusuinya.

Maka saya mandi dengan terburu-buru dan terpaksa melewatkan ritual pemijatan payudara. Kesalahan pertama.

Sambil sedikit kelelahan karena pulang terlambat itu, saya pun menyusui anak saya sampai akhirnya kami berdua tertidur. Saat itu jam 20an.

Di usia 8 bulan itu, saya menyusui dengan payudara bergiliran. Jadi jika pada suatu waktu anak saya menyusu di payudara kiri, maka di sesi berikutnya, menyusu di payudara kanan. Pengecekannya biasanya cara paling mudah saja, yaitu diingat-ingat dan sambil dirasakan mana yang lebih kempes, berarti sebelumnya sudah disusui.

Jam 23an, anak saya bangun untuk menyusu lagi. Saya yang sedang kelelahan, melewatkan lagi satu prosedur, yaitu pengecekan kekempesan payudara. Saya susukan lagi payudara yang sama dengan yang jam 20 tadi. Kesalahan kedua.

Jam 02 pagi, malapetaka itu pun datang. Badan saya tiba-tiba demam tinggi sampai menggigil. Saya sempat agak panik, wah sakit apa ya saya, apakah menular ke bayi saya?

Saking menggigilnya, saya sampai keluar dari kamar kami yang ber-AC, dan tidur berselimut di sofa, di udara Jakarta jam 2 pagi yang sebenarnya sama sekali tidak dingin.

Sambil demam itu saya baru merasakan ada yang aneh dengan payudara saya. Sepertinya agak sakit.

Saya coba pijat-pijat, wah tidak mempan.

Baru saya ingat-ingat lagi perjalanan dari sore sampai malam tadi. Yaitu dua kesalahan yang saya lakukan. Melewatkan ritual pemijatan dan menyusui dua kali berturut-turut dengan payudara yang sama.

Penyesalan tinggal penyesalan. Siksaan karena payudara bengkak harus dihadapi. ASI sulit dikeluarkan, badan demam, payudara sakit. Lengkap.

Untung ada milis asiforbaby tempat saya mencari masukan soal ASI. Dari berbagai masukan mengenai payudara bengkak ini, ternyata ini langkah-langkahnya.

- Payudara harus tetap disusukan, sambil dipijar-pijat di daerah yang nyeri.
- Lakukan kompres panas dingin bergantian.
- Intensifkan pemijatan.

Metode tradisional yang bisa dicoba juga adalah kompres dengan menggunakan daun kol atau daun cabe rawit.
Untuk daun kol, gunakan daun kol yang dingin (dari kulkas), ambil secukupnya, kompreskan pada payudara. Jika terasa sudah layu, ganti dengan daun yang baru. Lakukan terus menerus, sampai bengkak terasa lebih lunak.
Untuk daun cabe rawit, gunakan daun cabe rawit segar. Cara penggunaannya sama dengan daun kol.

Saya sendiri, menggunakan minyak habbatussauda, yang selain memudahkan pemijatan, juga memiliki kemampuan anti radang sehingga mempercepat penyembuhan bengkak pada payudara.

Akhirnya, 5 hari berjuang, bengkak pun berangsur-angsur mengempis dan akhirnya hilang.
Salah satu point yang penting adalah, bahwa memang payudara bengkak ini tidak bisa sembuh dengan segera, tetapi berangsur-angsur. Sehingga memang perlu kesabaran, ketabahan, dan tetap semangaaaat :-D

Dan untuk mengeluarkan ASI, yang lebih efektif adalah dengan disusukan langsung. Jika menggunakan pompa atau pemijatan, biasanya lebih sulit. Hisapan bayi adalah obat terbaiknya :-)

Sejak saat itu saya tidak mau lagi melewatkan kegiatan harian wajib untuk pemijatan payudara. Dua kali sehari, setiap hari, sebelum mandi. Minyak habbatussauda saya letakkan di kamar mandi di dekat sabun, supaya tidak terlupa :-)

Dan kedua, jangan sampai lupa pergiliran payudara untuk disusukan. Ada satu masukan dari member asiforbaby yang sangat bagus. Untuk mencegah kita lupa payudara mana yang baru saja disusukan, beri tanda pada branya, misalnya dengan pita, atau peniti kecil.

Selamat tinggal payudara bengkak :-)

Wednesday, May 26, 2010

Lezatnya Kopi Sehat Habbatussauda

Dampak Positif Kopi

Mereka yang menyukai kopi, merasakan beberapa dampak positif kopi seperti tubuh yang terasa segar, kantuk yang hilang, tidak mudah lelah, serta lebih cepatnya daya pikir.
Hal ini disebabkan adanya kafein yang dapat menimbulkan perangsangan terhadap susunan saraf pusat (otak), sistem pernapasan, serta sistem pembuluh darah dan jantung.

Dampak Negatif Kopi

Kebiasaan minum kopi acap kali memunculkan efek "kecanduan" baik secara psikologis maupun fisiologis. Ciri umum ketergantungan kopi antara lain rasa letih atau lelah, tak bersemangat dan mengantuk kalau seharian saja tidak minum kopi.

Minum kopi diatas 250 mg (lebih dari 3 cangkir) sekaligus dapat menyebabkan gangguan kesehatan, seperti jantung berdebar, gelisah, insomnia (sulit tidur), gugup tremor (tangan bergetar), bahkan mual sampai muntah-muntah.

Minum kopi juga bebahaya bagi penderita hipertensi (tekanan darah tinggi) karena kafein bisa menyebabkan tekanan darah meningkat tajam.

Selain itu, kopi juga bisa meningkatkan aliran darah ke ginjal dengan akibat produksi urin bertambah.

Bagi mereka yang memiliki lambung sensitif, minum kopi dapat mengakibatkan nyeri pada lambung akibat meningkatnya produksi asam lambung.

Seorang peneliti Belanda menambahkan, dua minggu setelah setiap hari minum enam cangkir kopi, konsentrasi homosistein seseorang naik 10% dari angka normal. Begitu juga kadar kolesterol dan trigliserida. Namun, kenaikan ini tidak permanen. Bila kopi dihentikan dan keadaan tubuh sehat, kalebihan homosistein dapat secara alami normal kembali.

Bila dalam sehari minum sekitar 6-7 cangkir kopi kasar, diperkirakan akan meningkatkan resiko untuk terkena serangan jantung atau stroke.

Dampak Negatif Kopi bagi Wanita

Minum kopi terlalu banyak bisa pula mengurangi kesuburan wanita, apalagi kalau dikombinasikan dengan alkohol. Bagi wanita usia menopouse, minum kopi dalam jumlah banyak bisa menambah resiko kekeroposan tulang (osteoporosis).

Beberapa studi memperkirakan kemungkinan kopi mempengaruhi DNA dan meningkatkan resiko terkena kanker kandung kemih dan ovarian. Selain itu, minum kopi yang sangat panas dapat memberi efek kerusakan pada sel dalam mulut dan kerongkongan, yang jika dilakukan berulang kali dapat mencetuskan kanker pada bagian tersebut.

Beberapa penelitian menemukan, wanita yang mengonsumsi 5-7 gr kafein per bulan (setara dengan dua cangkir kopi per hari) memiliki kemungkinan dua kali lipat terkena endrometriosis daripada yang tidak mengonsumsi kafein.

Saran Batas Konsumsi Kopi

Kalau pun harus minum kopi, bagi orang Indonesia, sebaiknya hanya 1-3 cangkir sehari. Itu pun tidak saat menjelang tidur.
Kopi bisa digantikan segelas air jeruk, sayuran hijau, disertai konsumsi vitamin B6 dan B12.
Jenis-jenis makanan dan minuman ini tidak mengandung seng dan kafein tapi tinggi mineral, vitamin serta asam folat, sehingga penyakit jantung koroner pun bisa dihindari.

Kopi Habbatussauda, Lezatnya Kopi Sehat

Bagaimana caranya untuk tetap merasakan nikmatnya kopi, tetapi terbebas dari dampak negatifnya, malah mendapatkan manfaat habbatussauda?

Kopi habbatussauda jawabannya :-)

Minuman sehat dari biji habbatussauda, bijan seed, madu, gula aren, tanpa mengandung kopi, dan tentunya bebas kafein.

Selain terbebas dari dampak kafein, Anda juga memperoleh manfaat habbatussauda dan madu, di antaranya :
- Meningkatkan kekebalan tubuh
- Meningkatkan konsentrasi
- Menambah vitalitas dan semangat
- Menyehatkan sistem pencernaan (lambung, maag)
- Menyegarkan badan
- Mengatasi diare
- Mencegah masuk angin

Referensi :
- http://w4h48.multiply.com/reviews/item/8
- berbagai sumber tentang habbatussauda

Monday, May 24, 2010

Habbatussauda untuk Ibu Menyusui (dan Bayinya)

Untuk ibu menyusui, ada beberapa masalah yang kerap kali muncul, yaitu ASI yang dirasa kurang, stamina yang menurun, luka pada payudara, dan ambeien (wasir).

Sebenarnya, Mungkinkah ASI Kurang?

Berdasarkan penelitian, kasus ASI kurang sebenarnya sangat jarang terjadi. Bahkan pada ibu yang kurang gizi pun, ASI tetap mencukupi. Hanya pada kasus kurang gizi yang sangat parah, barulah ASI tidak cukup.

Jika kita memahami mekanisme pembentukan ASI, maka ASI diproduksi sesuai konsep supply dan demand. Jika ASI semakin banyak dikeluarkan, otak akan mencatat itu sebagai kebutuhan, maka ASI akan makin banyak diproduksi. Maka kunci utama dalam meningkatkan produksi ASI adalah dengan semakin banyak mengeluarkan ASI (memompa atau menyusui).

Namun, berdasarkan pengalaman empiris dari ibu menyusui, ada beberapa makanan dan minuman yang dirasa meningkatkan produksi ASI, yaitu : daun katuk, daun pepaya, buah pepaya muda, jagung manis, kacang merah, kacang hijau, kacang tanah, sari kurma, dan habbatussauda.

Mengapa Stamina Ibu Menyusui Sering Menurun?

Sebetulnya hal yang wajar jika stamina ibu menyusui menurun. Ibu menyusui sering terbangun di malam hari untuk menyusui, mengganti popok, atau sekedar menemani bayi yang tiba-tiba rewel. Di siang hari, ibu menyusui juga harus mengikuti ritme bangun dan tidur bayi. Terlebih lagi, jika ibu benar-benar mengerjakan seluruh pekerjaan rumah sendiri. Padahal, sang ibu masih dalam proses pemulihan pasca persalinan. Mereka yang tidak terbiasa tentunya akan merasakan turunnya stamina secara drastis.

Perawatan Payudara

Untuk ibu menyusui, ada satu tambahan kegiatan rutin yang harus dilakukan paling tidak dua kali dalam sehari, yaitu pemijatan (message) payudara. Hal ini diperlukan agar produksi ASI tetap berjalan lancar, menghindari terjadinya penyumbatan yang dapat mengakibatkan payudara bengkak. Pada tahap yang lebih parah payudara bengkak dapat menjadi infeksi (mastitis), yang disertai demam tinggi, yang bahkan memerlukan tindakan operasi untuk menuntaskannya.

Beberapa Masalah Ibu Menyusui

Masalah yang sering muncul, adalah luka pada puting payudara. Hal ini sering kali terjadi karena kurang tepatnya latch-on atau masuknya puting ke dalam mulut bayi. Namun, jika ibu memiliki bayi yang hisapannya kuat, walaupun latch-on sudah benar, ada kalanya puting tetap lecet, terutama pada bulan-bulan pertama kelahiran.
Selain itu, pasca melahirkan, terutama bagi ibu yang melahirkan normal, sebagian besar ibu mengalami ambeien. Hal ini disebabkan karena perubahan hormon selama hamil atau proses mengejan yang kurang tepat saat melahirkan.

Habbatussauda untuk Ibu Menyusui

Kapsul habbatussauda dan sari kurma, bermanfaat untuk meningkatkan produksi ASI.Kesaksian dari seorang ibu menyusui yang pada saat berpuasa mengkonsumsi habbatussauda, produksi ASI-nya justru lebih banyak daripada ketika tidak berpuasa. Yang harus diperhatikan ketika akan mengkonsumsi habbatussauda, adalah tekanan darah ibu. Pada ibu yang memiliki tekanan darah rendah, habbatussauda ada kalanya kurang cocok.

Sari kurma dikombinasikan dengan madu, sangat efektif dalam meningkatkan stamina ibu menyusui. Sari kurma dan madu dapat diminum setiap sebelum makan.

Minyak habbatussauda dapat digunakan sebagai minyak pelicin pada pijat payudara. Agar rutin, pijat dapat dilakukan setiap sebelum mandi. Simpanlah satu botol minyak habbatussauda di kamar mandi Anda.

Jika payudara dalam kondisi normal, maka manfaat habbatussauda adalah dalam memudahkan pemijatan. Namun jika payudara sedang bengkak karena tersumbatnya saluran ASI, maka selain memudahkan pemijatan untuk membuka saluran ASI, habbatussauda yang memiliki kemampuan anti radang juga akan membantu meredakan bengkak pada payudara.

Minyak habbatussauda juga bermanfaat untuk menyembuhkan luka pada puting. Dengan khasiat anti radang dan penyembuh luka, luka pada puting dapat sembuh dengan lebih cepat. Ibu pun tak perlu khawatir minyak ini tertelan bayi, karena tidak berbahaya bagi bayi.

Bagi ibu yang mengalami ambeien, habbatussauda juga sangat efektif untuk menyembuhkannya. Dengan khasiat anti radang dan penyembuh luka, ambeien akan sembuh secara bertahap. Untuk ambeien, minyak habbatussauda dapat dioleskan langsung pada ambeien, serta diminum untuk pengobatan dari dalam.

Untuk Bayi Apa Manfaatnya?

Dampak tidak langsung tentunya sebagai hasil dari meningkatnya produksi ASI dan dengan masuknya zat-zat yang bermanfaat bagi ibu, akan juga diteruskan pada bayi.

Yang langsung dapat digunakan pada bayi, minyak habbatussauda dapat digunakan untuk menyembuhkan gigitan serangga, bisul, bahkan eksim.

Referensi : Berbagai Sumber tentang ASI dan habbatussauda

Saturday, May 15, 2010

Dermatitis Atopik (Eksim) dan Minyak Habbatussauda

Apakah Eksim Itu?

Eksim atau Asma Kulit dalam bahasa kedokteran disebut Dermatitis Atopik. Eksim adalah suatu peradangan menahun pada lapisan atas kulit yang menyebabkan rasa gatal. Eksim sering kali terjadi pada penderita alergi pernapasan atau penderita asma dan pada anggota keluarganya.

Apakah Penyebab Eksim?

Penderita eksim biasanya juga memiliki penyakit alergi lainnya.
Hubungan antara eksim dan penyakit alergi tersebut tidak jelas; beberapa penderita memiliki kecenderungan yang sifatnya diturunkan untuk menghasilkan antibodi secara berlebihan sebagai respon terhadap sejumlah rangsangan yang berbeda.
Ada berbagai keadaan yang dapat memperburuk eksim :

Stres emosional
Perubahan suhu atau kelembaban udara
Infeksi kulit oleh bakteri
Kontak dengan bahan pakaian yang bersifat iritan (terutama wol).
Pada beberapa anak-anak, alergi makanan bisa memicu terjadinya eksim.

Apa Gejala Eksim?

Eksim kadang muncul pada beberapa bulan pertama setelah bayi lahir.
Pada wajah, kulit kepala, daerah yang tertutup popok, tangan, lengan, kaki atau tungkai bayi terbentuk ruam berkeropeng yang berwarna merah dan berair.
Eksim seringkali menghilang pada usia 3-4 tahun, meskipun biasanya akan muncul kembali.

Pada anak-anak, eksim sering juga muncul di telapak kaki, telapak tangan dan sela-sela jari kaki dan tangan.
Pada awalnya ada yang berbentuk seperti bintik-bintik berair (bruntusan) atau bintik-bintik merah seperti gigitan serangga. Jika dibiarkan daerahnya meluas dan kadang kulit terkelupas. Bila semakin parah, pengelupasan kulit sangat dalam hingga menjadi luka.

Pada anak-anak yang lebih besar dan dewasa, ruam seringkali muncul dan kambuh kembali hanya pada 1 atau beberapa daerah, terutama lengan atas, sikut bagian depan atau di belakang lutut.

Warna, intensitas dan lokasi dari ruam bervariasi, tetapi selalu menimbulkan gatal-gatal.
Rasa gatal seringkali menyebabkan penggarukan yang tak terkendali sehingga penyakitnya semakin buruk.
Penggarukan dan penggosokan juga bisa merobek kulit dan menciptakan jalan masuk untuk bakteri sehingga terjadi infeksi.

Tanda-tanda telah terjadinya infeksi kulit adalah kulit bertambah merah, pembengkakan, terdapat gurat-gurat merah dan demam.

Bagaimana Pengobatan Eksim Secara Medis?

Krim atau salep corticosteroid bisa mengurangi ruam dan mengendalikan rasa gatal eksim.
Namun, pemakaian krim corticosteroid yang dioleskan pada daerah yang luas atau dipakai dalam jangka panjang bisa menyebakan masalah kesehatan yang serius, karena obat ini diserap ke dalam aliran darah.

Obat ini bisa menyebabkan terhambatnya pertumbuhan, kelemahan tulang, penekanan kelenjar adrenal dan masalah lainnya, terutama pada anak-anak. Selain itu, efeknya yang menguntungkan hanya bertahan sebentar.

Sehingga sebaiknya obat ini digunakan sebagai pilihan terakhir, pada kasus-kasus yang membandel.

Antihistamin bisa mengendalikan rasa gatal, terutama dengan efek sedatifnya. Obat ini menyebabkan kantuk, jadi sebaiknya diminum menjelang tidur malam hari.

Jika terjadi infeksi, diberikan antibiotik.

Pada dewasa bisa dilakukan terapi dengan sinar ultraviolet ditambah psoralen dosis oral.
Terapi ini jarang dilakukan pada anak-anak karena efeks samping jangka panjang yang berbahaya, yaitu kanker kulit dan katarak.

Bagaimana Pencegahan Eksim ?

Menghindari kulit kering dapat menjadi salah satu faktor dalam membantu mencegah serangan di masa depan eksim. Gunakan hanya sabun tertentu. Pilih sabun ringan yang bersih tanpa berlebihan menghapus minyak alami. Deodoran dan sabun antibakteri biasanya membuat kulit lebih kering.
Gunakan pelembab kulit dan kosmetik yang mengandung pelembab. Jika kulit sangat kering, dapat digunakan minyak, sewaktu kulit masih basah. Minyak memiliki daya tahan lebih daripada pelembab mencegah penguapan air dari permukaan kulit.

Kuku jari tangan sebaiknya tetap pendek untuk mengurangi kerusakan kulit akibat garukan dan mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi.

Terutama pada anak-anak, perhatikan pilihan makanan. Telitilah kecenderungan munculnya eksim dengan riwayat makanan yang dikonsumsi. Beberapa makanan yang berpotensi menyebabkan eksim antara lain makanan yang mengandung MSG, bahan pengawet, dan bahan kimia lain. Sea food justru biasanya tidak menyebabkan eksim.

Bagaimana Penyembuhan Eksim dengan Minyak Habbatussauda?

Minyak Habbatussauda menyembuhkan eksim dari empat kemampuannya yaitu sebagai minyak pelembab, anti gatal, anti radang, dan penyembuh berbagai penyakit.

Eksim pada dasarnya terpicu karena kulit yang kering. Penggunaan minyak habbatussauda menyebabkan kulit tetap lembab sehingga secara bertahap menyembuhkan eksim.

Adanya anti gatal membuat penderita terutama anak-anak merasa nyaman dan tidak menggaruk eksim sehingga eksim tidak menjadi semakin parah.

Kandungan anti radang pada minyak habbatussauda mencegah timbulnya infeksi karena eksim.

Yang terakhir yang justru menjadi kekuatan utama habbatussauda adalah kemampuannya menyembuhkan berbagai penyakit termasuk eksim.

Bagaimana Rekomendasi Dokter Kulit atas Penggunaan Habbatussauda pada Eksim?

Beberapa dokter kulit sudah mulai menyadari manfaat minyak habbatusauda pada penyembuhan eksim.
Beberapa kasus eksim yang tidak dapat disembuhkan secara medis, atau hanya sembuh sementara, ternyata justru sembuh total dengan minyak habbatussauda. Sehingga beberapa dokter kulit mulai menyarankan penggunaan minyak habbatussauda untuk penyembuhan eksim.



Referensi : Medicastore dan berbagai sumber tentang habbatussauda